Rakor CSR BUMN/BUMD dalam Penanganan Kemiskinan

Rakor CSR BUMN/BUMD dalam Penanganan Kemiskinan

January 10, 20233min1050
January 10, 20233min1050
csr2
csr 1

Selasa (10/1) Rakor CSR BUMN/BUMD dalam Penanganan Kemiskinan dilaksanakan di Ruang Mangunkusumo, Setda. Dihadiri oleh peserta rapat dari beberapa OPD, BUMN, BUMD, Lembaga Zakat, dan Komunitas. Sekretaris Daerah Kabupaten Wonosobo selaku pimpinan rapat menyampaikan ucapan terima kasih atas peran serta CSR dalam penanganan kemiskinan dan pemberian bantuan bencana.

Beliau menambahkan bahwa kolaborasi antara Pemerintah, CSR BUMN/BUMD dan masyarakat melalui aksi Gerimis Mesra tahun 2022, Kabupaten Wonosobo dapat menurunkan angka kemiskinan dari 17,67 menjadi 16,17%, meskipun masih ada penduduk yang masuk kategori miskin ekstrem.

Dalam rakor tersebut, Kepala Bappeda Kabupaten Wonosobo menyampaikan situasi kemiskinan Kabupaten Wonosobo. Meskipun angka kemiskinan turun 1,5% namun kedalaman kemiskinan dan keparahan kemiskinan meningkat. Hal ini yang menyebabkan jumlah penduduk miskin ekstrem di Kabupaten Wonosobo bertambah. Kepala Bappeda menjelaskan bahwa kemiskinan kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Dalam hal ini penduduk miskin belum mampu memenuhi kebutuhan makanan minimal 2.100 kkal per hari. Keterbatasan kemampuan penduduk dalam memenuhi kebutuhan makan ini juga menjadi salah satu penyebab tingginya angka stunting di Kabupaten Wonosobo.

Penduduk miskin ekstrem ada di semua Desa/Kelurahan se-Kabupaten Wonosobo, dengan jumlah terbanyak ada di Kecamatan Kepil, Kalikajar dan Sapuran. Sesuai target nasional, kemiskinan ekstrem harus mencapai 0% pada tahun 2024 sehigga Kabupaten Wonosobo perlu bekerja keras untuk mencapai target tersebut dalam kurun waktu 2 tahun ini. Adapun strategi penghapusan kemiskinan ekstrem ada 3 yaitu: pengurangan beban pengeluaran masyarakat, peningkatan pendapatan, dan mengurangi kantong-kantong kemiskinan.

Intervensi penanggulangan kemiskinan perlu dilakukan sejak awal.  Aksi Gerimis Mesra yang telah dilakukan pada awal tahun 2022 perlu ditingkatkan lagi tahun ini. Kepala Bappeda mengajak kepada CSR BUMN/BUMD dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi Gerimis Mesra tahun 2023 dengan konsep “Rantang Gizi/Cething Gizi/Rantang Jumat” yaitu pemberian makanan bergizi bagi lansia, ibu hamil risiko, balita stunting, dan keluarga miskin ektrem yang tidak mampu memenuhi kebutuhan kalori. Pemberian makan bergizi ini diharapkan bisa dilakukan secara massif pada bulan Februari dan Maret 2023.

===========
Sobat Pembangunan, informasi lain bisa di akses :

Instagram :@bappeda.wonosobo
Facebook & Youtube : Bappeda Wonosobo
Twitter : @bappedawonosobo
WA : +6285172372727
===========

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *