BRAND GUIDELINES WONOSOBO


Branding “Wonosobo The Soul Of Java”, menyampaikan makna bahwa :

  1. Masyarakat Wonosobo dengan kearifan lokal dan budayanya merupakan kekayaan sejati yang mampu menghasilkan harmoni antara alam dan manusia yang tercermin dalam cipta, rasa dan karya masyarakat Wonosobo;

  2. Bahwa Kabupaten Wonosobo sebagai cikal bakalnya kebudayaan Jawa yang telah berkembang sejak abad ke-8;

  3. Kabupaten Wonosobo sebagai daerah tujuan wisata yang nyaman, indah dan aman, serta merupakan daerah yang kondusif untuk kegiatan perdagangan dan penanaman investasi.

Filosofi Logo

Logo Wonosobo berbentuk lingkaran yang mencerminkan ‘dunia’ atau ‘universe’. Hal ini mencerminkan masyarakat Wonosobo yang memiliki perspektif global dan cita-cita untuk mendunia.
Lingkaran yang tidak terputus menggambarkan upaya, kerja, dan inovasi tiada batas.
Bentuk lingkaran juga selaras dengan “Wonosobo” yang memiliki banyak unsur huruf “O”. Keselarasan ini akan memudahkan audience untuk mengingat logo dan brand name Wonosobo.
Di dalam logo terkandung tiga unsur utama yang mewakili karakteristik dan keunggulan Wonosobo, yaitu:

Matahari terbit.
Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.
Air yang mengalir.

Ketiganya menggambarkan keindahan alam dan kesuburan tanah Wonosobo.



Filosofi Warna


Warna-warna yang digunakan dalam Brand Wonosobo selaras dengan warna brand “Wonderful Indonesia”.


Warna-warna yang digunakan adalah:

Burned Orange (oranye tua) yang mencerminkan unsur “Cultural Wonders” yang merupakan salah satu kekuatan Wonosobo yang memiliki kekayaan budaya dan kesenian. Selain itu, warna oranye juga mencerminkan matahari terbit yang merupakan salah satu keindahan Wonosobo. Hijau mencerminkan “Natural Wonders” yang mewakili keindahan alam Wonosobo.

Hijau juga mencerminkan kesuburan tanah di Wonosobo.

Biru yang mencerminkan “Modern Wonders” yang berarti bahwa masyarakat Wonosobo adalah masyarakat berkarakter yang tetap mengikuti kemajuan zaman. Warna biru juga mewakili warna air yang mengalir dan melimpah di Wonosobo.

Filosofi & Makna Slogan

Slogan “The Soul of Java” menyampaikan makna bahwa Masyarakat Wonosobo dengan kearifan lokalnya merupakan kekayaan sejati Wonosobo.

Kearifan dan budaya masyarakat Wonosobo menghasilkan harmoni antara alam dan manusia, yang tercemin dalam cipta, rasa, dan karya masyarakat Wonosobo.

Wonosobo menjadi “The Soul of Java” karena sejarah menunjukkan bahwa wilayah ini merupakan cikal bakal budaya Jawa. Sejarah menunjukkan bahwa kebudayaan di Wonosobo sudah berkembang di abad8, lebih awal dari pembangunan Candi Borobudur dan Prambanan.

Dalam masa sekarang, Wonosobo tetap menjadi inspirasi bagi Indonesia bahkan dunia sebagai masyarakat yang menjunjung tinggi nilai Hak Asasi Manusia, keberagaman, dan toleransi.

“Java” adalah nama dan tempat yang sudah dikenal secara internasional. Selain letak geografi Kabupaten Wonosobo yang di Pulau Jawa, penggunaan nama “Java” adalah strategi untuk mengenalkan Wonosobo dengan lebih mudah ke pasar Internasional.